BISA HIT BARITO KUALA merupakan suatu proyek aksi perubahan dari Akhmad Husin,S.Pi,ME Kepala Bidang Perikanan Budidaya dari Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan IV tahun 2023 dengan Mentor Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Kuala, Dr.Hj. Ratna Rosana,M.Pd sebagai Coach, H. Ahmad Bagiawan,S.Pd,M.Pd sebagai Penguji yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Kalimantan Selatan. Aksi perubahan ini diberi judul Melalui Kerjasama Pembiayaan Menjadikan Budidaya Ikan Solusi Andalan Agar Harga dan Inflasi Terkendali di Barito Kuala (KERJASAMA BISA HIT BARITO KUALA)

Aksi perubahan ini dilatar belakangi oleh adanya arahan presiden Joko Widodo agar pemerintah Pusat, Instansi Vertikal, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota turut berperan nyata dalam penanganan dan pengendalian inflasi.

Data inflasi Kalimantan Selatan menunjukkan bahwa rata-rata inflasi Kalimantan Selatan masih diatas rata-rata nasional. Inflasi kalimantan Selatan disebabkan oleh komoditas pangan lokal selain beras siam anjir maka Ikan Lokal yaitu haruan dan Papuyu juga ikan-ikan intruduksi lainnya seperti Nila, Patin, Lele yang merupakan penyebabkan utama inflasi di Kalimantan Selatan. Komoditas Ikan Lokal sebagian besar dihasilkan dari Kabupaten Barito Kuala namun sebagian besar merupakan hasil dari tangkapan nelayan. Untuk perlu dicarikan solusi atas permasalahan tersebut tiada lain adalah melalui usaha budidaya ikan, baik untuk ikan lokal (Haruan dan Papuyu) juga Ikan Intruduksi (Nila, Patin dan Lele). Permasalahan utama dari usaha budidaya ikan adalah permodalan.

Setelah melalui analisis dengan beberapa analisa dan langkah strategi maka ditetapkan langkah strategi yaitu Melalui Kerjasama Pembiayaan Menjadikan Budidaya Ikan Solusi Andalan Agar Harga Dan Inflasi Terkendali di Barito Kuala (BISA HIT BARITO KUALA) ini sejalan dengan Visi Pj. Bupati Barito Kuala Bapak Mujiyat,S.Sn,M.Pd yaitu BARITO KUALA BISA (Berdaya Saing, Inspiratif, Sportif dan Amanah).

Melalui skema kerjasama pembiayaan dalam hal ini pembiayaan sarana budidaya ikan seperti pakan ikan dan benih ikan diharapkan akan dapat mengembangkan usaha budidaya ikan di Barito Kuala. Dimana ada tiga kegiatan utama dalam pengembangan usaha budidaya ikan tersebut :

  1. Mengembangkan usaha budidaya ikan lokal (Haruan dan Papuyu)
  2. Mengembangkan usaha budidaya ikan intruduksi (Nila, Patin dan Lele)
  3. Mengupdate harga ikan di website dkpp.baritokualakab.go.id mulai dari tingkat pembudidaya hingga ditingkat pasar (sebagai upaya pengendalian inflasi)

Melibatkan pembiayaan disini karena ada beberapa kelebihannya yaitu :

●Pinjaman bukan dalam bentuk uang melainkan sarana budidaya ikan seperti pakan dan benih ikan

●Pembayaran bisa dinegosiasi pada saat panen

●Pembiayaan sudah termasuk asuransi

●Perhitungan bunga menjadi bagian harga pakan bersfat tetap dan sudah termasuk biaya tansport.