
Sudah sepantasnya Desa Penghulu Kecamatan Marabahan disebut sebagai Kampung Iwak Nila karena sebagian masyarakatnya melaksanakan kegiatan budidaya ikan Nila di Karamba Jaring Apung. Ada tiga kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di desa ini yaitu kelompok Saka Kampeng, Telo Gawi dan Idaman dengan jumlah anggota pembudidaya ikan sekitar 30 orang.

Dalam kegiatan pelaksanaan pembinaan usaha budidaya ikan di Karamba Jaring Apung pada Pokdakan Saka Kampeng yang diketuai Bapak Hairil Rabu, 19 Januari 2022. Kelompok ini sudah mengusahakan budidaya ikan sejak tahun 2007 konsisten memelihara ikan Nila dari awal. Suka duka usaha budidaya ikan dikaramba sudah dilalui menurut Bapak Irawan anggota kelompok Saka Kampeng, dukanya adalah ketika diperairan sungai Barito sedang terjadi Bangai (kondisi dimana kualitas air sungai sedang mengalami penurunan yang biasa terjadi pada musim peralihan dari kemarau ke musim hujan) maka menyebabkan kematian ikan secara massal di karamba seperti yang terjadi ditahun 2018. Sukanya adalah jika ikan yg dipelihara dalam kondisi sehat sampai ukuran jual dan harga jualnya tinggi.
Untuk satu buah karamba bisa menampung 10000 ekor ikan nila dengan kemampuan produksi ikan mencapai 1500 kg dengan masa pemeliharaan sekitar 5 – 6 bulan sistem seleksi panen. Untuk saat ini harga jual ikan Nila ditempat sekitar Rp.29.000,-/kg.